Tips Mudah Membangunkan Anak di Pagi Hari

Membangunkan anak Anda di pagi hari adalah waktu yang penuh kesabaran. Mungkin ibu sudah melakukan segala kemungkinan, tetapi tidak ada yang membangunkan si kecil untuk pergi ke sekolah. Nah, agar si kecil terbiasa bangun pagi, Anda bisa mempraktekkan tips berikut ini.

Kesulitan bangun di pagi hari sering terjadi pada anak sekolah. Penyebabnya mungkin karena masih mengantuk, atau biasanya tidak bangun pagi.

Moms, ini dia 5 tips membangunkan anak di pagi hari.

Tips membangunkan anak di pagi hari
Anda mungkin sudah frustrasi karena anak Anda sulit bangun setiap pagi, terutama jika Anda memiliki jadwal pagi yang padat. Kamu sebenarnya bisa membiasakan diri dengan jadwal bangun pagimu, Bun. Balita Anda dapat bangun sendiri tanpa bantuan ibu.

Untuk membiasakan anak Anda bangun di pagi hari, ikuti tips berikut:

1. Tidur teratur setiap hari
Ibu harus tahu bahwa kebutuhan tidur anak berbeda-beda sesuai usia. Anak Anda juga harus mendapatkan tidur yang cukup dan berkualitas, karena kurang tidur dapat mempengaruhi kinerjanya di sekolah. Berikut kebutuhan tidur anak berdasarkan usia:

3-5 tahun: 10-13 jam
5-13 tahun: 9-11 jam
13+: 8-10 jam

Jadi, untuk memudahkan anak Anda bangun di pagi hari, kembangkan kebiasaan sehat sebelum tidur dengan menidurkannya lebih awal. Jika dia membutuhkan 10 jam tidur, Anda dapat membawanya ke tempat tidur jam 8 malam dan membangunkannya jam 6 pagi. Bahkan jika Anda sedang berlibur, Anda harus menggunakan jadwal ini setiap hari sampai anak Anda terbiasa.

2. Ajari anak Anda untuk mengatur jam alarm mereka sendiri
Saat mengajari anak Anda cara mengatur alarm mereka sendiri, Anda juga mengajari anak Anda untuk bertanggung jawab atas waktu mereka. Dengan begitu, si kecil tidak harus terus-menerus bergantung pada ibu untuk bangun pagi.

Sebelum melakukannya, pastikan anak Anda memahami dan menyetujui kapan dan mengapa dia perlu bangun. Anda dapat berdiskusi dengan anak Anda berapa lama dia perlu tidur dan berapa lama dia harus siap untuk pergi ke sekolah tanpa terlambat.

Nanti ibu bisa mengajarinya menyetel jam weker pada waktu yang disepakati kedua belah pihak. Jika perlu, Anda dapat membelikan anak Anda jam alarm dengan model dan warna favoritnya. Hal ini bisa membuatnya lebih bersemangat saat bangun tidur di pagi hari.

3. Kembangkan anak Anda dengan cara yang menyenangkan
Penting bagi ibu untuk mengembangkan anak-anaknya dengan cara yang menyenangkan. Saat Anda membangunkannya, hindari berteriak, memarahi, atau menarik selimut dengan kasar. Hal ini justru bisa menyebabkan anak Anda tidak suka bangun pagi.

Saat membangunkan anak Anda, nyalakan lampu di kamar atau buka daun jendela agar sinar matahari masuk. Setelah itu, duduklah di tepi tempat tidurnya dan panggil namanya dengan suara yang familiar. Punggungnya lembut sehingga dia tidak tiba-tiba merasa gelisah.

Lakukan ini beberapa kali, dan bersabarlah jika anak Anda tidak merespons. Usahakan untuk mulai membangunkan anak Anda 15 hingga 30 menit sebelum waktu bangun yang dijadwalkan agar ia tidak terburu-buru bangun dan tetap bisa beristirahat sejenak sebelum mandi.

4. Gunakan jadwal tidur yang sama saat liburan
Jika Anda menetapkan jadwal tidur yang teratur untuk anak Anda selama hari sekolah, aturan itu juga harus diterapkan pada hari-hari di luar sekolah atau selama liburan panjang. Jangan biarkan anak Anda tidur sampai jam 10 pagi agar dia tidak susah bangun setelah liburan usai.

5. Ajari anak Anda tentang konsekuensinya
Jika ia bangun terlambat, anak Anda harus memahami konsekuensi yang harus ia terima. Ketika dia menceritakan kisah dimarahi oleh gurunya karena terlambat ke sekolah, reaksinya dibenarkan, yang sebenarnya tidak akan terjadi jika dia bangun lebih awal.

Jika bangun terlambat menyebabkan dia ketinggalan jemputan, biarkan dia berjalan kaki atau bersepeda ke sekolah. Tapi pastikan lingkungan yang kamu lalui aman dari segala macam bahaya ya Bun. Untuk keamanan tambahan, Anda dapat membawa anak Anda ke sekolah dengan berjalan kaki.

Hal-hal seperti ini dapat memberikan penghalang dan motivasi kepada si kecil untuk tidak terlambat ke sekolah agar ia tidak kesulitan untuk bangun keesokan harinya.

Membangunkan anak di pagi hari terkadang tidak mudah. Anda harus bersabar, oke? Memang mungkin untuk mengajari anak Anda kebiasaan bangun pagi, tetapi itu pasti membutuhkan waktu.